Cara aman mengobati penyakit Asma

Berikut merupakan informasi mengenai penyakit Asma dan Cara aman mengobati penyakit asma secara ampuh serta aman terhadap kesehatan tubuh, dengan menggunakan obat herbal Jelly Gamat Luxor

obat herbal tipes


cara aman mengobati asma1. Penyakit Asma
Asma adalah suatu penyakit dengan ciri meningkatnya respon trakea dan bronkhus terhadap berbagai rangsangan dengan manifestasi adanya penyempitan jalan nafas yang luas dan derajatnya dapat berubah-ubah secara spontan maupun sebagai hasil pengobatan (Soeparman, 1990).
Menurut Sylvia Anderson (1995 : 149) asma adalah keadaan klinis yang ditandai oleh masa penyempitan bronkus yang reversibel, dipisahkan oleh masa di mana ventilasi jalan nafas terhadap berbagai rangsang.
Asma adalah suatu inflamasi kronis saluran nafas yang melibatkan sel eosinofil, sel mast, sel netrofil, limfosit dan makrofag yang ditandai dengan wheezing, sesak nafas kumat-kumatan, batuk, dada terasa tertekan dapat pulih kembali dengan atau tanpa pengobatan (Cris Sinclair, 1994)
Samsuridjal dan Bharata Widjaja (1994) menjelaskan asma adalah suatu penyakit peradangan (inflamasi) saluran nafas terhadap rangsangan atau hiper reaksi bronkus. Sifat peradangan pada asma khas yaitu tanda-tanda peradangan saluran nafas disertai infliltrasi sel eosinofil.
Asma merupakan suatu keadaan gangguan / kerusakan bronkus yang ditandai dengan spasme bronkus yang reversibel (spasme dan kontriksi yang lama pada jalan nafas) (Joyce M. Black,1996).
Menurut Crocket (1997) asthma bronkiale didefinisikan sebagai penyakit dari sistem pernafasan yang meliputi peradangan dari jalan nafas dengan gejala bronkospasme yang reversibel.

2. Penyebab
Dasar permasalah pada penyakit asma terletak pada kelainan saluran nafas yang berpa proses reaksi/keradangan (akibat reaksi alergi) yang disebabkan oleh paparan bahan-bahan antara lain:
Debu yang ada di dalam rumah yaitu debu yang berasal dari kasur kapuk (terutama yang sudah lama), karpet, sofa, pakaian yang disimpan lama di dalam lemari, langit-langit atap rumah, buku-buku/kertas arsip yang lama, dll.
Bahan makanan terutama jenis ikan laut, susu sapi, telur, coklat, kacang-kacangan, dll. (sedang kelompok bahan makann yang mempunyai ciri yang mengiritasi a.l. pedas, dingin, bergetah, rasa manis/asam, asin, dll. bukan penyebab tapi pemicu).
Lingkungan hidup antara lain bulu yang berasal dari bahan pertanian (tepung sari, jerami, rumput-rumputan, ampas tebu, dll.), bahan yang berasal dari bulu dan kotoran unggas serta binatang piaraan.

3. Faktor-faktor yang dapat menimbulkan serangan asthma bronkiale atau sering disebut sebagai faktor pencetus adalah :

(1)   Alergen
Alergen adalah sat-zat tertentu bila dihisap atau di makan dapat menimbulkan serangan asthma, misalnya debu rumah, tungau debu rumah (Dermatophagoides pteronissynus) spora jamur, serpih kulit kucing, bulu binatang, beberapa makanan laut dan sebagainya.
(2)   Infeksi saluran nafas
Infeksi saluran nafas terutama oleh virus seperti influenza merupakan salah satu faktor pencetus yang paling sering menimbulkan asthma bronkiale. Diperkirakan dua pertiga penderita asthma dewasa serangan asthmanya ditimbulkan oleh infeksi saluran nafas (Sundaru, 1991).
(3) Tekanan jiwa
Tekanan jiwa bukan sebagai penyebab asthma tetapi sebagai pencetus asthma, karena banyak orang yang mendapat tekanan jiwa tetapi tidak menjadi penderita asthma bronkiale. Faktor ini berperan mencetuskan serangan asthma terutama pada orang yang agak labil kepribadiannya. Hal ini lebih menonjol pada wanita dan anak-anak (Yunus, 1994).
(4) Olah raga / kegiatan jasmani yang berat
Sebagian penderita asthma bronkiale akan mendapatkan serangan asthma bila melakukan olah raga atau aktifitas fisik yang berlebihan. Lari cepat dan bersepeda paling mudah menimbulkan serangan asthma. Serangan asthma karena kegiatan jasmani (Exercise induced asthma /EIA) terjadi setelah olah raga atau aktifitas fisik yang cukup berat dan jarang serangan timbul beberapa jam setelah olah raga.
(5) Obat-obatan
Beberapa pasien asthma bronkiale sensitif atau alergi terhadap obat tertentu seperti penicillin, salisilat, beta blocker, kodein dan sebagainya.
(6) Polusi udara
Pasien asthma  sangat peka terhadap udara berdebu, asap pabrik / kendaraan, asap rokok, asap yang mengandung hasil pembakaran dan oksida fotokemikal, serta bau yang tajam.
(7) Lingkungan kerja
Diperkirakan 2 – 15% pasien asthma bronkiale pencetusnya adalah lingkunagn kerja (Sundaru, 1991).


4.. Gejala
Frekuensi dan beratnya serangan
Asma bervariasi. Beberapa penderita lebih sering terbebas dari gejala dan hanya mengalami serangan serangan sesak napas yang singkat dan ringan, yang terjadi sewaktu-waktu. Penderita lainnya hampir selalu mengalami batuk dan mengakibatkan (bengek) serta mengalami serangan hebat setelah menderita suatu infeksi virus, olah raga atau setelah terpapar oleh alergen maupun iritan. Menangis atau tertawa keras juga bisa menyebabkan timbulnya gejala dan juga sering batuk berkepanjangan terutama di waktu malam hari atau cuaca dingin.
Suatu serangan asma dapat terjadi secara tiba-tiba ditandai dengan napas yang berbunyi (mengi, bengek), batuk dan sesak napas. Bunyi mengi terutama terdengar ketika penderita menghembuskan napasnya. Di lain waktu, suatu serangan asma terjadi secara perlahan dengan gejala yang secara bertahap semakin memburuk. Pada kedua keadaan tersebut, yang pertama kali dirasakan oleh seorang penderita
Asma adalah sesak napas, batuk atau rasa sesak di dada. Serangan bisa berlangsung dalam beberapa menit atau bisa berlangsung sampai beberapa jam, bahkan selama beberapa hari.
Gejala awal pada anak-anak bisa berupa rasa gatal di dada atau di leher. Batuk kering di malam hari atau ketika melakukan olah raga juga bisa merupakan satu-satunya gejala.
Selama serangan
Asma, sesak napas bisa menjadi semakin berat, sehingga timbul rasa cemas. Sebagai reaksi terhadap kecemasan, penderita juga akan mengeluarkan banyak keringat.
Pada serangan yang sangat berat, penderita menjadi sulit untuk berbicara karena sesaknya sangat hebat. Kebingungan, letargi (keadaan kesadaran yang menurun, dimana penderita seperti tidur lelap, tetapi dapat dibangunkan sebentar kemudian segera tertidur kembali) dan sianosis (kulit tampak kebiruan) merupakan pertanda bahwa persediaan oksigen penderita sangat terbatas dan perlu segera dilakukan pengobatan. Meskipun telah mengalami serangan yang berat, biasanya penderita akan sembuh sempurna,
Kadang beberapa alveoli (kantong udara di paru-paru) bisa pecah dan menyebabkan udara terkumpul di dalam rongga pleura atau menyebabkan udara terkumpul di sekitar organ dada. Hal ini akan memperburuk sesak yang dirasakan oleh penderita.

5. Pencegahan
untuk penyakit ini dibutuhkan Cara aman mengobati penyakit asma salah atu cara aman ini mungkin kebanyakan dengan cara aman menogbati asmamenggunakan alat pembantu pernapasan,tapi dengan alat ini penyakit ini akan muncul kembali dan tidak diketahui kapan terjadinya dan berapa lama,.
dari pada harus sisah susahmenggunakan alat tersebut atau bahkan mengonsumsi obat kimia itu akan menimbulkan efek samping, lebih baik mengonsumsi obat herbal Jelly Gamat Luxor ,obat herbal ini dipercaya ampuh dalam mengatasi berbagai penyakit,
jangan biarkan asma anda berkembang cegah dengan Jelly Gamat Luxor

Banyak yang bilang kalo hati unta dapat menyembuhkan penyakit asma,mungkin susah didapat jika kita harus mengonsumsi hati unta yang sudah dikeringkan, cari yang gampang saja gunakan obat herbal Jelly Gamat Luxor. Pesan sekarang juga sebelum terlambat.

Untuk informasi mengenai produck Jelly Gamat Luxor klik disini
Untuk informasi cara pemesanan klik disini
Anda bisa memesan dengan melalui media telephone di nomber 08132044111

Inilah Kisah Nyata Orang yang telah sembuh dari penyakit asma setelah menggunakan cara mengobati asma dengan  jelly gamat luxor dan spirulina pacifica.

Nama     : M. Nurahman
Usia        : 15 th
Alamat  : Bandung

Asma Diceritakan oleh Ibu Sandiyah ( Ibunda M. Nurahman )
Sebelum menggunakan cara mengobati asma
Sejak bayi usia 15 hari Nurahman sudah mengalami gangguan kesehatan yaitu batuk yang hampir terus menerus. Sejak kecil sudah sering menjadi pasien rawat inap di rumah sakit, dan menjalani rawat jalan secara teratur di Bandung . Usia 6 bulan mengalami sesak nafas, membuat saya sangat iba, sejak umur 4 bln sampai umur 11 tahun saya bertekad untuk terus mencari jalan kesembuhan baginya. Berobat jalan, kontrol rutin tiap bulan masih terus dilakukan hingga thn 2004.

Setelah menggunakan cara mengobati asma Jelly Gamat
Oktober ’04 saya bertemu dengan seorang SSP Luxor yang menjelaskan kepada saya tentang Gamat & Spirulina. Saya berikan kedua produk tersebut kepada Nurahman Gamat 3.x1sdm/ hr dan Spirulina 2×3 tablet/ hr. Setelah 1 minggu mulai terlihat ada perubahan sesak nafas berkurang. Satu bulan kemudian semakin jelas terlihat perubahan yang positif asmanya jarang kambuh . Satu tahun berlalu anak saya tidak dirawat di rumah sakit lagi, jauh berbeda jika dibandingkan dengan riwayat kesehatannya dahulu . Kesembuhan Nurahman dari Asma selama 11 tahun merupakan hasil dari upaya saya mencari jalan kesembuhan yang tiada henti.

kami siap melayani anda dengan sepenuh hati

Hati-hatu terhadap penipuan bermodus agen produck kami.
referensi artikel ini dikutif dari berbagai artikel informasi kesehatan

Incoming search terms: